Lompat ke konten

Yang baru saya sadari akhir-akhir ini. Ternyata saya tuh pernah handle beberapa klien yang akun iklannya sering kena tilang. Maksud saya kena banned.

Iklan para beliau itu punya potensial untuk cemerlang. Bisa ningkatin penjualan. Bisa dorong bisnis mereka jadi lebih maju.

Alasan kena bannednya abu-abu bahkan cenderung hitam. Rentan backlist.

Dan dari pengalaman mereka yang mungkin sangat tahu industrinya dibanding saya. Tentu aja mereka was-was. Denial. Susah percaya. Dan satu hal yang mungkin terjadi. Putus asa.

Kalo ketemu klien kayak gini. Naluri saya pengen main aman. Mending nyari klien yang mudah. Tapi saya teringat satu hal yang seringkali saya bisikin kalau saya lagi di situasi sulit.

“Jangan putus asa”

Saya pastinya kelabakan pas ditanya:

– mas emangnya skill kamu sejago apa?

– mas saya udah gonta-ganti vendor tetep aja gak bisa!

– kalau boncos mau tanggung jawab??

– kalau gak works gimana?

Mungkin teman-teman di LinkedIn yang relate dengan cerita ini punya jawaban yang lebih bagus.

Atau punya pengalaman menangani industri sensitif seperti (layanan keagamaan, kesehatan, dokumen pemerintah, kesehatan). Bisa sharing juga ya.

Tapi waktu itu. Sesuatu yang biasa saya bisikkan diam-diam, lontarkan dalam hati. Malah Berdenging di telinga. Berdendang di kepala.”Jangan putus asa”.

Ada yang butuh diskusi alot, berhari-hari, banyak pertanyaan dan diskusi. Ada yang cukup lega mendengar penjelasan saya via call dan ada yang minta ganti rugi jika gagal. Tapi satu yang gak boleh saya abaikan. Mereka yang akhirnya percaya buat saya handle iklannya.

Disini saya gak bicara soal result yang dirasain klien. Atau hal praktis yang saya lakuin agar campaign itu akhirnya bisa bener jalannya.

Tapi satu hal yang saya pelajari. Satu hal yang mungkin menemani kita di masa-masa sulit.

“Jangan putus asa”. Karena darinya was-was berubah jadi harapan. Darinya denial berubah jadi kepercayaan. Darinya kepercayaan mulai terbangun.

Jadi? See you💥 and good luck👌

***

Yang sedang saya lakukan saat ini:

Sebagai Seorang freelancer yang berjalan bersama individu, usaha kecil, bisnis baru sampai perusahaan besar dalam membuka potensi bisnis melalui eksplorasi dunia digital secara efektif dan efisien:)

ihsanulfikri.com

Saya juga sedang melanjutkan kuliah S2. Mohon doanya ya.

***

[Tangkapan dashboard pilihan dari beberapa campaign industri “plat kuning” yang saya iklankan👇]

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *